Membuka Keterisolasian

Home » Membuka Keterisolasian » Berita » Membuka Keterisolasian
2016-08-08 Membuka Keterisolasian

Kondisi jalan tembus Padang Capo ke Air Kelinsar

Provinsi Bengkulu secara geografis 2°16’43” LS – 5°30’53” LS dan 101°1’28” BT – 103°46’42” BT, dengan luas daratannya 1.978.870 hektar atau 19.788,70 km2 (Perda Provinsi Bengkulu No. 2 tahun 2012 tentang RTRW Provinsi Bengkulu). Wilayah provinsi ini berbatasan dengan Samudera Indonesia, Provinsi Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, dan Provinsi Lampung. Luas kawasan hutan di Provinsi Bengkulu, sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor: 784/Menhut-II/2012, adalah 924.631 hektar atau 46.73 % dari luas wilayah daratannya; yang terdiri dari berbagai fungsi hutan. Sebagian besar, luas kawasan hutan di Provinsi Bengkulu ini berupa hutan konservasi, yaitu ± 50,07 %; diikuti oleh  hutan lindung ± 27,12 %, dan hutan produksi  seluas ± 22,81 %.

Kawasan hutan, sebagai salah satu penentu sistem penyangga kehidupan dan sumber kemakmuran rakyat, harus dipertahankan keberadaannya; dijaga daya dukungnya secara lestari, dan diurus dengan akhlak mulia, adil, arif, bijaksana, sehingga keberadaan hutan tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat yang berada di sekitar kawasan hutan dan juga tetap terjaga fungsi ekologinya.

Beberapa daerah di Provinsi Bengkulu, masih banyak yang terisolasi sehingga menyebabkan perekonomian daerah kurang berkembang, rendahnya transformasi informasi, teknologi, ilmu pengetahuan, dan sosial.

Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam hal ini menyampaikan usulan untuk membuka keterisolasian daerah terpencil tersebut dengan menyampaikan usulan untuk membuka jalan tembus yang melintasi Taman2016-08-08 Membuka Keterisolasian1 Nasional Kerinci Seblat, dimana jalan tersebut menghubungkan Kabupaten Lebong (Bengkulu) ke Kabupaten Musirawas (Provinsi Sumatera Selatan), Kabupaten Lebong (Provinsi Bengkulu) ke Kabupaten Merangin (Provinsi Jambi), Sungai Ipuh Kabupaten Mukomuko (Provinsi Bengkulu) ke Lempur Kabupaten Kerinci (Provinsi Jambi), Sedangkan untuk Jalan Padang Capo Kabupaten Seluma (Provinsi Bengkulu) ke Air Kelinsar Kabupaten Empat Lawang (Provinsi Sumatera Selatan) melintasi kawasan Taman Buru dan kawasan lindung, Sedangkan untuk Jalan Tembus Muara Sahung Kabupaten Kaur ke Ujan Mas Kabupaten Oku Selatan Provinsi Sumatera Selatan melewati Hutan Produksi Terbatas Air Kinal.

Terhadap rencana Gubernur Bengkulu membuka keterisolasian daerah terpencil dengan membuat jalan tembus yang melintasi kawasan hutan tersebut tetap akan mengikuti ketentuan peraturan perundangan yang antara lain, harus mendapatkan izin dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, oleh karena itu Dinas Kehutanan Provinsi Bengkulu bersama-sama dengan Pemerintah Daerah berupaya agar Pemerintah Pusat memberikan solusi terhadap rencana pembuatan jalan tembus yang melintasi kawasan hutan ini sehingga aksesibilitas menuju daerah terpencil menjadi mudah dan pembangunan dapat berkembang kearah yang lebih baik, Amin. (Ptgh)